Aku terbaring di suatu pulau. Entah apa nama itu pulau, tetapi disana aku melihat segerombolan makhluk berbulu lebat. Hitam dan pekat, seperti kepulan asap dari bangunan yang terbakar oleh si jago merah. Bingung yang aku rasakan menyelinap saat aku digotong oleh makhluk aneh yang kusebut raneh alias orang aneh. Di sana tampak kepulan asap kebarakan, persis seperti apa yang aku bayangkan tadi.
Kucoba untuk terbangun dan bangkit dari keterpurukan ini, malah musibah yang datang menjemputku. Sekumpulan raneh tiba-tiba saja menjatuhkan aku ke dalam sumur yang mungkin sudah berumur ribuan tahun lalu. Basah sudah menyebar di tubuh kecil tak berkutik ini. Cahaya tampak dari atas kepalaku, seperti cahaya lampu 15 watt hanya saja lebih terang cahayanya bak rembulan.
Semakin kudekati, semakin terang pula cahayanya. Kutembus, dan akhirnya aku mendapati diri ini terbaring kembali di sebuah kota kecil yang kurasa sudah pernah kukunjungi sebelum tragedi ini terjadi. Surabaya, nama tempat yang saat ini aku tempati dimana disini aku dapat mengunjungi rumahku tersayang.
Duaaa.....rrrr, tiba-tiba saja terdengar suara ledakan dahsyat disertai suara rintihan. Lagi-lagi, bingung yang aku rasakan kembali menyelinap ke tubuhku, seakan-akan ingin dan selalu ingin bersamaku. Kudapati seorang anak kecil yang merintih kesakitan karena dua hal yang salah satunya adalah karena ledakan seperti bom tadi. Dia menangis dengan sekencang-kencangnya tanpa ada yang menghalangi. Satu pertanyaan aku berikan kepada anak kecil itu, "Apakah penyebab kedua engkau menangis dengan sekencang-kencangnya ini ?," si anak langsung menyahut, "Semua keluargaku menghilang secara tiba-tiba saat ada ledakan tadi," jawabnya.
Mendengar ucapannya, aku teringat tentang apa yang mebabkan sebelumnya aku terdampar di pulau asing dan hingga pada akhirnya aku sampai di tempat yang aku pijak saat ini. Ledakan itulah penyebabnya, dan juga sekarang aku ingat, dialah adikku yang tadi menghilang. Ternyata selama ini, aku telah menelusuri lorong waktu yang muncul saat ledakan dahsyat tadi terjadi.
-Kisah ini didedikasikan lantaran saat ini banyak sekali berita tentang adanya lorong waktu yang misterius-



0 komentar:
Posting Komentar